Manfaat Google Tag Manager dan Facebook Ads Pixel untuk Digital Marketing

google-tag-manager dan facebook pixel
Daftar Isi Konten

Buat Anda para digital marketer atau bahkan pemilik bisnis yang sedang melakukan digital marketing pasti berharap ingin kampanye promosi Anda berjalan lebih efesien dan efektif.

Untuk membangun strategi yang tepat, maka Anda wajib menggunakan tools pelacakan agar bisa menghitung seberapa bagus konversi dari sebuah iklan.

Kali ini kita akan membahas tools yang berguna untuk melakukan pelacakan konversi agar kita bisa mengevaluasi serta mengoptimasi kampanye kita ke depannya.

Tools yang dimaksud adalah Google Tag Manager (GTM), dan Facebook Pixel.

Simak bagaimana kedua tools ini akan membantu optimasi kampanye iklan Anda !

Google Tag Manager (GTM)?

Google Tag Manager adalah sistem pengelolaan tag yang memungkinkan Anda dengan cepat dan mudah memperbarui kode pelacakan dan fragmen kode terkait yang secara keseluruhan dikenal sebagai “tag” di situs atau aplikasi seluler Anda. Setelah segmen kecil kode Tag Manager ditambahkan ke project, Anda dapat dengan aman dan mudah menerapkan konfigurasi tag analitik dan pengukuran dari antarmuka pengguna berbasis web.

Berikut adalah contoh yang sangat sederhana tentang cara kerja Google Tag Manager.

Informasi dari satu sumber data (website Anda) dibagikan dengan sumber data lain (Google Analytics) melalui Google Tag Manager.

Ada tiga bagian utama dari Google Tag Manager:

Tag

Tag adalah script yang ditambahkan ke website untuk mengumpulkan informasi dan mengirimkannya kepada pihak ketiga, seperti Google Analytics dan Google Ads.

Di Google Tag Manager ada banyak jenis tag, misalnya:

  • Google Analytics Universal tracking code
  • Adwords Remarketing code
  • Adwords Conversion Tracking code

Trigger

Setiap tag harus memiliki tujuan. Tag bisa saja diatur untuk mengirimkan informasi saat pengunjung mengunduh file, saat terjadi klik suatu tombol, atau saat formulir terkirim. Peristiwa ini dikenal sebagai trigger di Google Tag manager.

Contoh trigger dalam Google Tag antara lain:

  • Page views
  • Links click
  • Form submission
  • Custom event

Variabel

Jika tag harus memiliki trigger, maka kemudian trigger bisa memiliki variabel.

Variabel merupakan informasi opsional yang bisa ditambahkan pada tigger di GTM agar tag dan pemicu berfungsi.

Variabel berisi nilai yang perlu dievaluasi oleh trigger untuk mengetahui apakah trigger harus diaktifkan atau tidak. Tag membandingkan nilai variabel dengan nilai yang ditentukan di trigger dan jika variabel memenuhi kondisi trigger, tag akan diaktifkan.

Tag juga menggunakan variabel untuk mengumpulkan informasi yang dapat diteruskan ke lapisan data saat pengunjung berinteraksi dengan website. Contoh umum dari hal ini adalah jika tag diaktifkan saat seseorang menambahkan sejumlah produk ke keranjang belanja mereka.

Manfaat Google Tag Manager 

Dengan GTM, Anda bisa melacak berbagai event dengan waktu singkat pada sebuah website.

Selain itu, ada juga manfaat lain dari GTM yang penting:

  • Pengelolaan tag lebih efisien

Memudahkan kita dalam pengelolaan tag agar lebih efektif.

Kita bisa mengedit, menambah, menonaktifkan, dan menghapus tag secara mudah pada website.

  • Mempercepat loading website

Salah satu resiko saat tag aktif sekaligus banyak yaitu menambah waktu loading website.

Dengan GTM, kita dapat mengatur prioritas tag mana yang wajib. Sehingga dapat aktif secara bergantian, dan tidak memakan resource server.

  • Adanya Container memudahkan kelola tag 

Untuk mulai menggunakan GTM, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat container atau wadah. Container pada dasarnya “menampung” semua tag untuk website Anda.

Container digunakan untuk menampung semua tag dalam satu tempat. Selain memudahkan dalam pengelolaan karena lebih praktis, tapi juga tidak membebani website.

  • Bisa konfigurasi sendiri 

Dengan GTM, Anda bisa membuat berbagai perubahan website tanpa harus menggunakan jasa developer.

Dengan adanya mode debug dan preview, kita sebagai pemula bahkan bisa lebih yakin dengan konfigurasi tag pada website sebelum mem-publish settingan GTM kita.

Facebook Pixel

Facebook Pixel merupakan fitur analitik yang berisikan script pada website untuk pengumpulan data yang berfungsi untuk mengukur efektivitas kampanye dengan memahami aktivitas pengguna di website.

Script yang digunakan Facebook Pixel adalah cookie yang akan melacak aktivitas pengunjung web hingga melacak konversi Facebook ads yang sangat penting untuk mengoptimalkan iklan, seperti mengumpulkan audiens target hingga remarketing.

Pixel ini digunakan agar kita dapat memastikan iklan ditayangkan ke target yang tepat, pelanggan baru, meningkatkan konversi penjualan, dan mengukur efektivitas iklan.

Manfaat Facebook Pixel 

Facebook Pixel bermanfaat untuk mengumpulkan data setiap peristiwa pada kampanye kita di Facebook dan Instagram, seperti aktivitas pengunjung di website, melakukan pembelian atau menambahkan ke keranjang belanja.

Berikut ini beberapa manfaat Facebook Pixel untuk kampanye iklan kita

  • Meningkatkan Return Of Investment

Data Pixel membantu melacak konversi, sehingga kita bisa meningkatkan tingkat konversi penjualan dan ROI.

  • Pelacakan konversi

Facebook Pixel dapat menunjukan data jumlah interaksi pengunjung di  situs web Anda, Informasi ini sangat penting untuk menyusun strategi iklan di masa depan.

  • Retargeting

Facebook Pixel memungkinkan kita untuk menampilkan iklan kepada orang-orang yang sudah pernah mengunjungi web kita sebelumnya.

Mulai dari orang-orang yang melakukan tambahan ke keranjang tapi belum menyelesaikan prosesnya, mengunjungi ke sebuah halaman, melakukan pendaftaran akun, hingga berlangganan menjadi subscriber website.

  • Look a like

Facebook pixel dapat menghasilkan data audiens yang memiliki kesukaan, minat, dan demografi yang serupa dengan pengguna yang sudah berinteraksi pada situs web kita.

Data ini diperoleh dari cookies, seperti pengguna yang melakukan pembelian, pendaftaran, berlangganan, dan lainnya. Ini sangat jitu untuk membantu memperluas audiens pelanggan kita.

Nah, tadilah kedua tools yang dapat membantu kita dalam melakukan pelacakan dan pengukura efektifitas iklan kita.

 

Bagikan artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mungkin Anda juga ingin baca: